gazing at the expanse of snow
frozen, barren trees
a misty sky
and I am alone
the sunlight is invisible
I feel the gloom around me
the wind dances ceaselessly
making the cold world even colder
I feel a longing for you
but I could not find your soul
nor your voice
your shadow curled up in sorrow
the colorful world
turned gray
I closed my eyes
letting my thoughts flies to my hometown
on the equator
bustling all year round
and I am never alone
I miss my blue afternoons
with my friends singing love songs
light a bonfire on the beach
when there was no tourists around
I miss my blue afternoons
on the sacred mountains
picked up an edelweiss flower
for pure souls
wait for me
with your poems of longing
I will return
to laugh with you again on a blue afternoon
*************************
menatap hamparan salju
pepohonan kering membeku
langit berkabut
dan aku sendirian
sinar mentari tak nampak
kurasakan suram sekitar
angin menari tiada henti
membuat dunia yang dingin semakin dingin
aku merasakan kerinduan akanmu
namun tak ku jumpai jiwamu
tak juga suaramu
bayanganmu meringkuk dalam lara
bagaimana jadinya
jika jiwa-jiwa terus saja sembunyi
dunia yang beraneka warna
menjadi kelabu
aku menutup mataku
membiarkan khayalku terbang ke kotaku
di garis khatulistiwa
hiruk pikuk sepanjang tahun
dan aku tak pernah sendirian
aku rindu soreku yang biru
bersama kawanku bernyanyi lagu cinta
menyalakan api unggun di tepi pantai
kala turis tak ada di sekitar
aku rindu soreku yang biru
di atas pegunungan sakral
memetik bunga edelwies
untuk jiwa-jiwa yang suci
nantikan aku
bersama syair-syair rindumu
aku akan kembali
tertawa bersamamu lagi di sore yang biru
Winter Wisconsin 1/31/2026
No comments:
Post a Comment