kemana pergimu
kasih biru nan rupawan
sembunyi saja selama itu
seperti putri malu di padang rumput
namun diam-diam menginginkanku
kenapa diam saja
setiap kali aku menampakkan diri
membisu saja selama itu
seperti angin musim gugur
namun diam-diam mencariku
pernahkah kau membayangkan
jika aku melucuti hatimu
dan meraba kekar jiwamu
hanya dengan tatapanku
matamu tajam menusuk jantungku
bibirmu menghangati hasratku
nafasmu memburuku bak srigala liar
kau tahu bagaimana selanjutnya
kau cinta biruku
aku merindumu, jika kau mau
kau cinta mudaku
menjauhlah, aku membiarkanmu
Wisconsin. sun, Mar 22
No comments:
Post a Comment