saat mentari mulai menepi
dan warna langit berubah jingga
kukatakan padanya tentang inginku
lama kunanti jawabnya
hingga aku tertidur di bawah cahaya bulan
aku seakan bermimpi
melihatnya berlari menuju kegelapan
lalu kudapati jawabnya
kala sinar pagi menyapa
bersama embun bening di rerumputan
dan nyanyian burung musim gugur
dia datang, membawa rasa yang kuinginkan
senyumnya sama seperti hari pertama
harum tubuhnya mengingatkanku
pada suasana hutan di borneo
kubiarkan dia melepas jaket merahnya
memperlihatkan kekar tubuhnya
dan menceritakan harinya yang kemarin
aku berdiam dan mendengar
seolah-olah seluruh ceritanya adalah puisi
kisah murni dari jiwa yang ranum
impian muda yang tak terbatas
yang mungkin saja berubah seiring waktu
Aku tak akan menyalahkannya
jika dia menjauh dan tak mau kembali
akupun tak akan berkata tidak
jika dia ingin tetap disini denganku
wisconsin november 8 2025
No comments:
Post a Comment